Tampilkan postingan dengan label Motherhood. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motherhood. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Oktober 2011

Orang kaya...

Minggu malam, saat kami bertiga (aku, suamiku, dan Oscar) sudah berada di tempat tidur, kami bertiga terlibat pillow talk. Topiknya adalah tentang gerai jus baru yang buka di depan jalan rumah kami.

Aku : Jus yang di depan ramai juga ya. Pengin juga nih jualan jus.
Oscar : Iih... aneh, kok jualan jus sih??? (sambil tertawa terbahak-bahak. Tawa yang dibuat-buat        tentunya)
Suamiku : Kenapa aneh, Nak?
Oscar : Kita kan orang kaya, ngapain harus jualan jus. Aneh? (dengan kening berkerut-kerut)
Aku : Emang orang kaya itu apa sih?
Oscar : Orang kaya kan orang yang banyak duitnya. Kita kan banyak duit, berarti kita orang kaya.
Suamiku : Terus orang kaya itu harusnya ngapain dong?
Oscar : Ya diem-diem aja. Kan udah kaya.

Moral of the story: Eventough keluarga kita belum bisa dikategorikan sebagai 'keluarga kaya', tapi kita punya Oscar yang selalu mengajarkan kita untuk bersyukur di setiap kesempatan. Good job, Son...

Jumat, 14 Oktober 2011

Ama dan Oscar

"Ren, anakmu itu bikin mama pusing aja!" kata Mamaku suatu sore.
   "Memangnya kenapa, Ma?" tanyaku penasaran.
   Mama kemudian menceritakan kejadian yang terjadi saat aku sedang tidak di rumah. Saat itu, Oscar memasukkan kakinya ke kolong sofa. Mamaku melarang Oscar memasukkan kakinya. Maklum, Oscar rentan sekali terhadap gigitan nyamuk, sedangkan kolong sofa itu tempat yang paling oke bagi nyamuk untuk bersembunyi.

   Ama: Oscar, kakinya jangan masukkin ke kolong sofa. Banyak nyamuk tau! Nyamuknya hitam-hitam lagi. Tadi abis gigit orang Afrika, jadi nyamuknya ketularan hitam.
   Oscar: (dahi berkerut-kerut, mata melirik ke kanan atas - gayanya kalo lagi mikir serius) Ama ni aneh banget! Nyamuk di mana-mana ya warnanya hitam. Mana ada nyamuk yang putih???
   Ama: (speechless tapi gak mau kalah). Ada, kalau nyamuknya gigit orang Tionghoa pasti jadi putih.
   Oscar: (nyeletuk dengan tenang). Nggak ada nyamuk yang warnanya putih, Ama,
   Ama: (akhirnya mengalah)


Moral of the story: Jangan pernah bohongin anak kecil dengan cerita yang nggak masuk akal, terutama kalau anaknya itu punya word smart jauh di atas rata-rata XD

Minggu, 09 Oktober 2011

Belajar jam...

Oscar : (sambil melihat ke arah jam) Wah sudah jam 1 kurang 10 nih.
Iren : (Ikutan melihat jam juga dan terkejut) Bener loh... (Penasaran lalu mengambil papan tulis dan       
menggambar jam). Kalau ini jam berapa. nak? (menggambar jarum pendek di dekat satu dan jarum panjang di delapan)
Oscar : (dengan suara yang super duper yakin) Jam 1 kurang delapan.
Iren : (ketawa ngakak)

Senin, 19 September 2011

Happy Birthday, My Dear Oscar...



19 September 2011

Happy birthday, My Dear Oscar. Hari ini ultah anakku yang keempat. Pangeran kecilku. Matahariku. Cintaku dan sayangku. Nggak kerasa banget, tau2 udah 4 tahun aja. Perasaan baru kemarin itu dengerin dia babbling bababababa... tau-tau sekarang ceritanya udah jago banget. Perasaan baru kemarin mandiin dia pake ember mandi bayi, tau-tau sekarang udah jago mandi sendiri. Perasaan baru kemarin nyuapin dia makan pake bubur lembut, tau-tau sekarang udah jago makan fried chicken KFC sendiri. Hehehe....

Ultah kali ini dirayain di sekolah. Pertama kalinya nih. Dia excited banget waktu kita semua (aku, Ronal, Mamaku, dan Mama mertua) datang ke sekolahnya. Dia juga excited banget sama kue ultahnya yang kita pesan dengan hiasan sesuai dengan kesukaannya: Cars. Perayaan di sekolah berjalan lancar. Oscar juga seneng banget dapat hadiah (apa lagi kalau bukan) mobil2 dari film Cars 2: Fin McMissile, Holly Shiftwell, Francesco Bernoulli, sama mobil RC gede Lightning McQueen. Ada beberapa hadiah lain lagi, tapi yang paling dia suka ya tokoh2 Cars itu.

Pangeranku sudah empat tahun ^_^ Bangga banget sama semua pencapaian dia selama ini. Walaupun semuanya dicapai tidak dengan kemudahan, tapi semuanya itu berharga banget. Aku sayang banget sama Oscar Asairo Hogan-ku. Nggak ada sesuatu pun di dunia ini yang bisa menggantikan rasa sayangku kepadanya. Rasa sayang ini juga (di samping hal-hal lainnya) yang membuatku menunda2 keinginan untuk punya anak lagi. Nggak tau gimana rasanya kalau harus membagi rasa sayangku ini ke anak lain. Hehehe...

Well, hari ini Oscar senang. Aku juga senang karena bisa bikin dia senang banget. Aku juga berterima kasih sama dia karena dia mengajarkan banyaaakkkk hal kepadaku. Aku jadi lebih sabar, lebih cepat dalam melakukan segala sesuatu, lebih jago ngedongeng, dan lebih mau masak, semuanya karena dan utnuk Oscar tersayang.

Love you so much, Anakku :  Oscar Asairo Hogan :-*

Kamis, 25 Agustus 2011

Oscar on air di acara Dongeng Pagi FeMale Radio

Selama Oscar sekolah (dari tanggal 18 Juli kemarin), moment yang paling ditunggu2 adalah acara Dongeng Pagi di FeMale Radio. Kalo Oscar lagi ngadat, n males bangun pagi, biasanya aku akan bilang 'Ayo cepetan, nanti ketinggalan dongeng pagi-nya Paman Geri loh...' Biasanya berhasil, walau lebih banyak nggak berhasil juga hehehehe...

Anyway, dongeng pagi itu isinya ya dongeng, sesuai dengan judul acaranya. Jadi ada pembacaan dongeng yang dilakukan oleh penyiar radio FeMale: Paman Geri dan Bubu Mini. Setelah dongeng, akan ada pertanyaan seputar dongeng. Nah, di sini para pendengar diajak berpartisipasi untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Aku lumayan rajin jawab via SMS. Setiap hari, nama Oscar Asairo Hogan pasti akan disebut-sebut Paman Geri. Kadang juga ditambahkan informasi lain seperti: "Hari ini Oscar pakai seragam kotak2", atau "Hari ini ada pelajaran Komputer", atau juga "Kemarin Oscar habis nonton Kungfu Panda 2". Oscar akan sumringah begitu tau namanya disebut. Apalagi kalau Paman Geri membacakan tambahan2 informasi yang sebenarnya aku ketikkan via SMS. Dengan wajah bersinar-sinar, dia akan bertanya, "Kok Paman Geri tau ya???"

Nah, hari ini adalah hari yang spesial untuk pangeran kecilku. Tadi pagi sedikit riweh dan hampir saja Oscar terlambat mendengarkan dongeng pagi yang selalu ditunggu-tunggu itu. Ceritanya hari ini tentang seorang pangeran yang sering berkata-kata kasar. Pertanyaan yang diberikan adalah "Sebutkan kata-kata baik yang kamu tahu?" Kebetulan kemarin2 pernah diputar lagu tentang 'Terima kasih, Tolong, dan Maaf.' Aku langsung mengetikkan ketiga kata itu sambil nanya2 ke Oscar. Dia juga setuju kalau ketiga kata itu termasuk kata2 yang baik. Nggak berapa lama, hp-ku bunyi dan suara Paman Geri terdengar menyapa. Wah, surprise banget nih!!! Buru2 hp kusodorkan ke Oscar. Oscar juga kelihatan amazed banget karena ditelpon Paman Geri. Paman Geri menanyakan jawaban kuisnya dan Oscar bisa menjawab dengan lancar, sambil kupandu sedikit2. Paman Geri bilang kalau telponnya jangan ditutup dulu. Sambil deg2an dan berbisik supaya Oscar menjawab dengan suara lantang, aku, Ronal, dan Oscar nungguin panggilan dari Paman Geri.

Dan... Paman Geri pun menyapa Oscar. Dia nanyain sekolah Oscar dan nama lengkap Oscar (yang menurutnya keren itu hehehe...). Oscar bisa menjawab dengan lantang. Terus dia juga nanyain soal jawaban pertanyaan dan Oscar juga bisa menjawab dengan cukup oke, yah.. mengingat ini pengalaman pertama dia on air di radio :D

Oscar seneng banget. Mukanya secerah matahari siang hari!!! Thanks to Paman Geri n FeMale Radio yang bikin Oscar-ku seneng banget hari ini...

Senin, 22 Agustus 2011

Susahnya belajar menulis...

Oscar udah satu bulan lebih sekolah. Sudah mulai teratur ritmenya. Bangun pagi, kadang masih cranky. Biasa lah. Terus siang jadi cepet ngantuk. Jadi jam makan siang dimajuin n jam tidur siang juga jadi maju.

Mulai dua minggu terakhir ini, aku mulai ngajarin nulis. Tadinya sih baru bikin garis, gerak melingkar, garis miring, gitu-gitu aja. Tapi ternyata, di sekolah udah mulai diajarin nulis angka 1, 2, dan huruf i. Nah, waktu itu, dia panik duluan. Sempet nangis juga karena ngerasa belum bisa. Terus di rumah, aku ajarin. Waduh... ternyata belajar nulis bagi anak2 itu bener nggak gampang banget ya???? Baru merasakan sekarang ini. Jadi, waktu baru mau nulis angka 2 (angka 1 dia udah bisa), pas ngambil pensil aja keliatan dia udah panik gitu. Mungkin takut gak bisa kali ya? Terus aku semangatin terus. Baru dia mau buat goresan bulat. Itu aja aku perhatiin, ya ampun, tangannya gemetaran hebat!!! Wah, Nak, kamu benar-benar perlu usaha keras ya...

Sekarang sih udah mulai bagus goresannya. Walaupun angka 2 dan 3-nya masih berantakan, tapi it's oke lah. Untuk seumuran dia, menurutku udah bagus. Aku juga bilangin dia, gak perlu takut kalo belum bisa ngerjain tugas. Temen-temen lain juga sama2 masih belajar, jadi semuanya juga masih belum bisa. Sejak itu, sih Oscar lebih tenang kalo ke sekolah.


Fiiiuuuhhh... repot juga ya ternyata. Ini cuma belajar nulis aja. Belum belajar yang lain2nya. Eh, tapi berhitung sih udah lumayan. Oscar udah bisa menghitung benda/ gambar konkrit sampai 20. Bicara juga oke banget dia :D Semakin ke sini, pasti dia akan semakin bisa.

Cia you, Nak. Kamu pasti bisa! Mama pasti bantuin kamu!